Bacaan Hari Ini
Ketika Anda menghadapi masalah yang tampaknya terlalu besar bagi Anda atau merasa seperti "terlalu kewalahan" dan Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan atau ke mana harus pergi, gunakan strategi menunggu. Itulah yang digunakan oleh Daud sang pemazmur. Dan itu berhasil baginya: ‘Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN. Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN, yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh, atau kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada kebohongan! Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban sajian, tetapi Engkau telah membuka telingaku.’ (Mazmur 40:1–4, 6) Menunggu itu sulit dilakukan saat Anda merasa cemas. Dan menunggu dengan sabar bahkan lebih sulit lagi. Berhentilah dan pikirkan siapa yang Anda tunggu—Tuhan. Dia adalah Tuhan atas setiap situasi, termasuk situasi Anda.
Menunggu dengan sabar sering kali dapat menghasilkan hasil yang lebih baik. Dengan melepaskan diri dan memberi diri Anda waktu untuk berpikir dan merenungkan Firman Tuhan, Anda akan memiliki waktu untuk mengumpulkan lebih banyak informasi, mencari bimbingan, dan melihat situasi dari perspektif yang berbeda. Menunggu dengan sabar juga mengurangi stres yang berarti Anda akan dapat berpikir lebih jernih dan membuat pilihan yang lebih bijaksana daripada membuat keputusan tergesa-gesa yang mungkin akan semakin memperumit situasi—ingat Abraham dan Sarah.
Menunggu Tuhan bekerja adalah cara yang bijaksana. Saat Anda menunggu, Dia sedang bekerja untuk Anda.