Bacaan Hari Ini
Untuk mencegah kejenuhan, lakukan hal berikut:
(1) Bergabunglah dengan kelompok pendukung. Tanyakan pada diri Anda, siapa yang berperan sebagai Paulus bagi Timotius Anda? Siapa yang mengajari Anda berdoa seperti Yesus dan Yohanes Pembaptis mengajarkan murid-murid mereka? Dengan siapa Anda dapat berbagi pergumulan Anda? Alkitab mengatakan, ‘Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.’ (Amsal 27:17) Rekan seiman memahami kebutuhan fisik, emosional, dan rohani Anda dan dapat menyarankan praktik rohani yang baru dan menyegarkan.
(2) Gunakan kata —‘TIDAK’— tanpa permintaan maaf. Ketahui bakat dan keterbatasan Anda. Hadapi ketakutan Anda. Dan yang terpenting, cobalah untuk tidak jatuh ke dalam kondisi tidak berdaya. Luangkan waktu untuk mengembangkan strategi penanganan yang bermanfaat. Jangan bayangkan bahwa kejadian biasa adalah malapetaka. ‘Mereka ingin mencelakai saya’ adalah tanda-tanda kelelahan! Dan jangan berpegang pada sudut pandang tertentu hanya karena Anda selalu melakukannya. Seperti pakaian yang ketinggalan zaman, hal itu bisa menjadi tidak pas dan tidak masuk akal.
(3) Sadarilah bahwa tidak salah untuk bersenang-senang. Tertawa meningkatkan endorfin (hormon yang membuat kita merasa senang) dan mengurangi hormon stres—dan itu hal yang baik! Yesus berkata, ‘Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.’ (Yoh 15:11) Ia juga mengatakan bahwa ‘sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.’ (Mat 18:3) Anak-anak tidak mencoba menjalankan dunia sendirian, mereka hidup di masa sekarang.
Anda mungkin bisa bertemu Yesus lebih awal dengan hidup stres—tetapi jika diberi lebih banyak waktu, keuntungan Anda mungkin akan lebih besar!