Bacaan Hari Ini
Bila kita terus-menerus mendengarkan orang yang menceritakan semua masalah dan sisi negatif kehidupan mereka, kita dapat tergoda untuk meredakan perasaan depresi dengan zat adiktif. Agar tetap efektif, Anda harus belajar melakukan hal berikut:
(1) Kembangkan disiplin baru. Tutup pintu, matikan telepon, dan rileks. Yang terpenting jangan kaget ketika masalah datang. Yesus berkata mereka akan (Yohanes 16:33).
(2) Luangkan waktu istirahat secara teratur. Pada hari libur Anda, lakukan sesuatu yang berbeda. Ingatlah, Sang Pencipta tidak pernah menghendaki Anda bekerja lebih lama dari yang Ia lakukan! Charles Spurgeon berkata, ‘Istirahat sama pentingnya bagi pikiran seperti tidur bagi tubuh… Jika kita tidak beristirahat, kita akan kelelahan.’ Yesus mengatakan, ‘Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika,’ (Markus 6:31) karena orang yang tidak beristirahat akan kelelahan!
(3) Berolahraga dan tidur yang cukup. Berjalan, berenang, dan bernapas dalam-dalam. Itu baik untuk Anda! Psikolog Dr. Arch Hart berkata, ‘Peningkatan adrenalin mengurangi kebutuhan kita untuk tidur—tetapi ini jebakan; kita akhirnya menanggung akibatnya. Kebanyakan orang dewasa membutuhkan 8–9 jam tidur setiap malam.’
(4) Belajar untuk rileks. Respon relaksasi adalah kebalikan dari respon melawan atau lari. Alkitab mengatakan, ‘ duta yang setia mendatangkan kesembuhan’ (Amsal 13:17), dan hanya dua puluh menit sehari tanpa tirani ‘yang ada sekarang, maupun yang akan datang’ (Roma 8:38) dapat menangkal efek stres yang merusak.