Bacaan Hari Ini
Banyak di antara kita yang menunggu lampu hijau yang sudah diberikan. Yesus mengatakan, ‘Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.’ (Yohanes 8:12) Kapan wawasan, pencerahan, dan petunjuk datang? Saat Anda mengambil langkah pertama dalam iman. Kami tidak menganjurkan pendekatan yang tidak dipikirkan atau tanpa doa dalam pengambilan keputusan. Anda perlu tahu bahwa Tuhan memanggil Anda. Tapi Anda bisa begitu takut melakukan hal yang salah, sampai-sampai Anda tidak pernah melakukan hal yang benar. Berpikir dan mempertimbangkan ulang itu bijak—tetapi jangan sampai berlebihan. Analisa yang berlebihanmengakibatkan kelumpuhan rohani.
Mark Batterson menjelaskan: ‘Jika Anda mencoba memahami kehendak Tuhan hanya dengan logika, Anda tidak akan pernah mengambil langkah iman. Mengapa? Karena kehendak Tuhan tidak logis - melainkan teologis.’ Kata ‘theos’ berarti ‘Tuhan’. Jadi, ‘teologis’ berarti menambahkan Tuhan ke dalam perhitungan. Batterson melanjutkan: ‘Itulah sebabnya kehendak Tuhan tidak selalu masuk akal bagi ‘kalkulator manusiawi’ kita. Dorongan Roh Kudus tidak akan selalu selalu sesuai dengan logika otak kiri Anda. Bahkan, gagasan tentang Tuhan sering kali tampak seperti gagasan yang buruk. Namun, saat itulah Anda perlu membiarkan Roh Kudus mengalahkan kecerdasan Anda.’
Para murid yang dipanggil Yesus melakukan dua hal. Mereka melakukan mukjizat, dan mereka melakukan kesalahan. Jika mereka tidak mau melakukan kesalahan, mereka tidak akan pernah mengalami sukacita melakukan mukjizat. Jadi, pergilah saat lampu hijau menyala.