Bacaan Hari Ini
Jika Anda berada dalam posisi kepemimpinan, usahakan untuk selalu peka terhadap cara Anda merespons perasaan, pemikiran, dan pendapat orang-orang di sekitar Anda. Apa yang Anda katakan sebagai seorang pemimpin akan lebih berkesan bagi orang lain daripada apa yang dikatakan orang lain, jadi Anda harus peka terhadap hal ini. Bahkan ketika seseorang menawarkan ide yang menurut Anda tidak ada gunanya, tahanlah godaan untuk langsung menolaknya. Ucapan sederhana seperti ‘Terima kasih atas masukan Anda’ sangat dibutuhkan, bukan ‘Tidak, itu tidak akan berhasil.’ Ketika Anda mengabaikan seseorang, pesan yang anda kirimkan adalah: ‘Saya mengabaikan Anda dan ide Anda. Perasaan dan pandangan Anda tidak penting. Kepedulian Anda tidak penting bagi saya.’ Terucap atau tidak, pernyataan-pernyataan ini melukai rasa harga diri dan kebutuhan seseorang untuk dihormati. Hal ini terutama benar jika orang tersebut merasa bahwa mereka telah mendapatkan hak untuk dihargai secara khusus. Pepatah lama itu benar: ‘Orang tidak peduli seberapa banyak yang Anda ketahui sampai mereka tahu seberapa besar Anda peduli.’
Bila Anda meremehkan orang lain, mereka akan menemukan cara untuk menunjukkan kekesalan mereka, dan terkadang dengan cara yang dapat merugikan Anda dalam hal mewujudkan visi Anda. Anda bisa menghindari hal ini dengan menjadi lebih peka terhadap bagaimana Anda terlihat di mata orang lain. Satu-satunya solusi untuk masalah ini adalah dengan melangkah keluar dari diri Anda sendiri, mendengarkan orang lain dengan saksama, dan berusaha untuk memahami dan menangani masalah mereka dengan penuh rasa hormat. Anda akan memperoleh manfaat besar jika Anda melakukannya. ‘Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.’