Bacaan Hari Ini
Setiap hubungan yang berharga dapat mengalami masalah. Dengan mengingat hal itu, penting untuk menyadari hal ini:
(1) Masalah tidak dapat dihindari, normal, dan bisa bermanfaat. Masalah tidak dapat dihindari karena hubungan mempertemukan orang-orang yang sangat berbeda. Masalah normal karena semua hubungan, termasuk yang hebat, mengalami pasang surut. Masalah berpotensi bermanfaat karena, jika ditangani secara efektif, hubungan dapat tumbuh melalui masalah.
(2) Secara umum, ada tiga gaya pemecahan masalah.
(a) Gaya menghindar. Mereka adalah tipe orang yang tidak suka membuat masalah. Mereka memendam perasaan tanpa menyadari bahwa perasaan itu niscaya akan muncul lagi di kemudian hari. Mereka berubah dari pendiam, menjadi pemarah, lalu meledak, yang menimbulkan efek samping mental, emosional, dan fisik. Sementara itu, masalah terus berkembang, dan urusan yang belum selesai menggerogoti hubungan.
(b) Gaya menyerang. Mereka adalah orang-orang yang suka menyerang sebelum diserang. Mereka adalah pejuang yang tidak mau menyerah, sehingga mereka saling melukai, luka yang sulit disembuhkan. Alkitab berkata, ‘Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.’ (Galatia 5:15) Mengapa? Karena serangan akan menghasilkan serangan balik, dan tidak ada yang terselesaikan.
(,) Gaya pendekatan/tegas. Mereka adalah orang-orang yang menganut prinsip ‘tidak ada harga yang terlalu tinggi untuk mempertahankan hubungan yang baik’. Mereka peka terhadap perasaan orang lain sambil bersikeras bahwa kedua belah pihak harus menangani masalah penting secara langsung. Mereka menghindari menyalahkan orang lain, menyerang masalah bukan individu, dan mengajak orang lain untuk bekerja sama dengan mereka dalam memecahkan masalah dan memperkuat hubungan. Cobalah—cara ini berhasil!