Bacaan Hari Ini
Pemazmur menulis, ‘Melalui laut jalan-Mu dan lorong-Mu melalui muka air yang luas, tetapi jejak-Mu tidak kelihatan.’ Ketika Anda tidak dapat melihat ‘jejak kaki’ Tuhan, Dia memanggil Anda untuk berjalan dengan iman, bukan dengan penglihatan (2Ā KorintusĀ 5:7).
Joni Eareckson Tada menulis: ‘Beberapa bulan dari sekarang, saya akan memperingati hari ulang tahun yang merupakan kisah memilukan tentang kehilangan dan kesaksian yang tak tertandingi tentang kesetiaan Tuhan… Saya akan berada di kursi roda selama 47 tahun… hanya berdetak dalam sejarah, dan tak bisa dibandingkan dengan kekekalan di sorga. Namun bagi manusia yang hidup di bumi, 47 tahun adalah waktu yang lama. Siapa pun yang menderita… dan menginginkan kepastian, entah bagaimana caranya. Kita harus tahu bahwa Tuhan ada didalam pusat penderitaan kita. Kita memilik kepastian itu yang adalah baik pada akhirnya. “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah” (RomaĀ 8:28) Tuhan begitu berkuasa atas dunia ini sehingga segala hidup kita… diatur sedemikian rupa sehingga mendatangkan kebaikan bagi kita. Hal ini berlaku ketika kita menghadapi kanker, hubungan yang hancur, kehilangan pekerjaan, kebangkrutan… atau bahkan patah leher di usia 17 tahun. Harapan kuat orang percaya bahwa Tuhan akan mengubah kesulitan kita menjadi alat belas kasihan-Nya untuk mendatangkan kebaikan bagi kita… Roma 8:29 menyatakan bahwa penderitaan [kita] kecil dan singkat… dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dikumpulkannya bagi [kita] di Surga. Jadi, bersabarlah menghadapi penderitaan dan kesulitan sedikit lebih lama. Hal-hal ini memperluas kapasitas jiwamu untuk bersukacita, beribadah, dan melayani di Surga.’