Bacaan Hari Ini
Apakah Anda sudah berdoa, tetapi Tuhan belum menjawab? Mari kita lihat beberapa kuncinya.
(1) Mungkin Anda berharap banyak kepada Tuhan tetapi tidak banyak kepada diri Anda sendiri. Mungkin Dia meminta Anda untuk bekerja lebih keras dengan memanfaatkan kecerdikan yang telah Dia berikan kepada Anda. Ingatlah, janji-janji Tuhan tidak pernah menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Elia sedang mengalami kekeringan yang dahsyat ketika Tuhan berkata, ‘bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana.’ (1 Raja-Ā rajaĀ 17:1–4). ‘ Lalu ia pergi dan ia melakukan seperti firman TUHAN.’ (1 Raja-Ā rajaĀ 17:5) Tanyakan kepada Tuhan apakah ada sesuatu yang harus Anda lakukan, dan ketika Dia memberi tahu Anda—lakukanlah.
(2) Mungkin doa-doa Anda tidak cukup jelas. Bukankah Tuhan sudah tahu apa yang kita butuhkan? Ya, tetapi Dia ingin mendengarnya dari Anda. ‘Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.’ (YakobusĀ 4:2) Tuhan ingin kita tekun berdoa: ‘Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.’ (LukasĀ 11:9)
(3) Kita gagal menyadari bahwa Tuhan ingin memenuhi kebutuhan kita—pada waktu-Nya. Anda bertanya, ‘Tetapi bagaimana jika masalah saya bertambah buruk?’ Jangan khawatir; masalah itu tidak akan pernah terlalu besar untuk diselesaikan Tuhan! Kita cenderung berpikir bahwa permintaan kita adalah jawaban terbaik Tuhan untuk kebutuhan kita, meskipun Firman-Nya meyakinkan kita, ‘ Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela.’ (MazmurĀ 84:12)