Bacaan Hari Ini
Alkitab mengatakan, ‘mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.’ (Roma 5:17) Kebenaran yang disetujui dan diterima Tuhan datang sebagai sebuah ‘karunia’ dan itu didasarkan pada ‘kasih karunia.’ Dan kasih karunia berarti ‘kebaikan yang tidak layak, tidak diperoleh dengan usaha, tidak layak diterima di hadapan Tuhan.’ Apakah Anda percaya bahwa dengan melakukan lebih banyak perbuatan baik, memberi lebih banyak, berdoa lebih banyak, melayani lebih banyak, Tuhan akan lebih mengasihi Anda dan memberkati Anda? Ini semua adalah hal-hal yang baik. Memang, itu adalah hal-hal yang penting. Namun, kebenaran yang diterima Tuhan adalah sebuah ‘karunia’ yang Ia sendiri berikan dan Anda sendiri tidak dapat memperolehnya.
Lebih jauh, bagaimana Anda tahu kapan Anda telah melakukan cukup banyak hal untuk menyenangkan Tuhan dan diterima di hadapan-Nya? Setan akan mengambil setiap kesempatan untuk mengutuk Anda karena tidak pernah melakukan cukup banyak hal. Ketika itu terjadi, Anda mulai jatuh ke dalam perangkap rasa bersalah, kutukan, dan rasa malu. Ketika Anda mendasarkan hubungan Anda dengan Tuhan pada kebaikan Anda sendiri, Anda akan selalu gagal. Perhatikan hal lain dalam Kitab Suci ini. Ketika Anda melihat kebenaran Anda sebagai anugerah yang diberikan kepada Anda oleh Tuhan karena Anda telah menaruh kepercayaan Anda kepada Kristus, Anda mulai ‘memerintah dalam hidup.’ Hubungkan Kitab Suci ini dengan Roma 6:14, ‘Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.’ Maka Anda akan mulai memahami gambarannya. Daripada diperintah oleh dunia, daging, dan iblis, Anda “memerintah” atas mereka.