Bacaan Hari Ini
Mahkota kedua yang disebutkan dalam Kitab Suci adalah mahkota sukacita. Mahkota ini diberikan kepada mereka yang mengambil bagian dalam menuntun orang lain kepada Kristus. Latar belakang bagian ini ditulis dalam Kisah Para Rasul 17, yang menceritakan kisah Paulus yang tiba di kota Tesalonika. Ia pergi ke sinagoga, ‘Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci. Ia menerangkannya kepada mereka dan menunjukkan, bahwa Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati, lalu ia berkata: "Inilah Mesias, yaitu Yesus, yang kuberitakan kepadamu.”’ (Kisah Para Rasul 17:2–3) Beberapa pendengarnya bertobat, termasuk banyak orang Yunani yang taat dan sejumlah wanita terkemuka. Hasilnya, sebuah gereja dibangun di sana. Dalam suratnya kepada mereka kemudian, Paulus berkata bahwa mereka akan menjadi mahkotanya saat Kristus kembali.
Penginjil besar abad ke-20, Bill Bright, adalah contoh luar biasa. Ia dikenal sebagai salah satu pemenang jiwa terbaik dalam sejarah modern. Ia pernah mengungkapkan rahasianya: ‘“Walaupun saya telah memberitakan Kristus kepada ribuan orang secara pribadi, sebenarnya saya orang yang agak pendiam dan tidak selalu mudah bersaksi. Tapi saya membuat ini sebagai kebiasaan, dan saya dorong Anda juga melakukannya: Anggaplah bahwa setiap kali Anda berdua saja dengan seseorang lebih dari beberapa menit, itu adalah janji ilahi dari Tuhan untuk menjelaskan kasih dan pengampunan yang dapat mereka terima melalui iman kepada Yesus Kristus.”.’ Kapan terakhir kali Anda membagikan Injil kepada seseorang? Setiap kali Anda melakukannya, Tuhan sedang mempersiapkan Anda untuk mahkota sukacita.