Bacaan Hari Ini
Ketika resesi melanda Yerusalem, Paulus meminta jemaat di Korintus untuk memberikan persembahan guna memenuhi kebutuhan ini: ‘Tentang pengumpulan uang bagi orang-orang kudus, hendaklah kamu berbuat sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang kuberikan kepada Jemaat-jemaat di Galatia. Pada hari pertama dari tiap-tiap minggu hendaklah kamu masing-masing--sesuai dengan apa yang kamu peroleh--menyisihkan sesuatu dan menyimpannya di rumah, supaya jangan pengumpulan itu baru diadakan, kalau aku datang. Sesudah aku tiba, aku akan mengutus orang-orang, yang kamu anggap layak, dengan surat ke Yerusalem untuk menyampaikan pemberianmu.’ (1Ā KorĀ 16:1–3) Gereja yang sehat akan selalu melakukan dua hal: menjangkau ke dalam dan menjangkau ke luar. Gereja akan berusaha memenuhi kebutuhan rohani dan materi jemaat.
Dalam Perjanjian Lama, Tuhan memberi tahu umat-Nya, ‘Jika sekiranya ada di antaramu seorang miskin, salah seorang saudaramu... maka janganlah engkau menegarkan hati ataupun menggenggam tangan terhadap saudaramu yang miskin itu.’ (UlĀ 15:7) Ketika Anda memiliki perjumpaan sejati dengan Kristus, Anda akan memiliki hati untuk orang-orang yang terluka. ‘Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini...”’ (LukĀ 19:8–9)
Tentang pemberian kepada Tuhan, Alkitab mendorong kita untuk berbagi apa yang kita miliki dan memberi dengan murah hati. Anda harus dibimbing oleh kasih Anda kepada Tuhan: ‘Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.’ (2Ā KorĀ 9:7)