Bacaan Hari Ini
James Merritt menggambarkan beberapa badai dalam hidup: 'Anda pulang kerja, berjalan ke dapur, dan menemukan pesan yang berbunyi, 'Saya ingin keluar dari pernikahan.' Gemuruh guntur! Anda pergi ke dokter untuk mengantisipasi pemeriksaan normal, dan pemeriksaan laboratorium kembali dilakukan, dan Anda menderita kanker. Angin menderu! Anda pergi tidur dengan tenang, hanya untuk disela oleh panggilan telepon pada pukul tiga pagi yang memberi tahu Anda bahwa ayah Anda tiba-tiba meninggal karena serangan jantung. Kapal Anda hampir terbalik! Satu-satunya hal yang dapat diprediksi mengenai badai kehidupan adalah ketidakpastiannya. Mereka menyerang saat Anda tidak menduganya.”
Yesus telah memberi tahu murid-murid-Nya, ‘Marilah kita bertolak ke seberang.’ (MarkusĀ 4:35) Mereka seharusnya menyadari bahwa ketika Dia naik ke atas perahu, perahu itu tidak dapat tenggelam. Yang melekat dalam Firman-Nya adalah janji kedatangan yang selamat. Ada perbedaan antara mendengar janji dan memercayainya. Seringkali kita tidak percaya bahwa Yesus akan menggenapi janji-Nya kepada kita.
Merritt menyemangati kita: 'Pada saat-saat seperti itu, kita harus mengingatkan diri kita sendiri bahwa matahari mungkin berhenti bersinar, angin mungkin mulai bertiup, dan ombak mungkin mulai menerjang, namun Yesus tidak pernah gagal menepati janji-janji-Nya… Yesus ingin Anda… ingat bahwa ada tidak perlu takut ketika Dia dekat… Dia ingin menjadi Kapten kapal hidup Anda. Anda mungkin tidak selalu sadar akan Yesus, namun Dia tetap ada di sana. Bagi para murid itu, tempat teraman di dunia… ada di perahu itu. Karena keselamatan bukan berarti tidak adanya masalah. Keamanan adalah kehadiran Yesus.’