Bacaan Hari Ini
Para pahlawan dalam Alkitab sering kali mendapati diri mereka dihadapkan pada rintangan yang mustahil dan situasi yang sangat berat. Bayangkan Raja Yosafat menghadapi kekuatan luar biasa dari tiga pasukan gabungan yang bertekad menghancurkan bangsanya. Inilah yang dia katakan kepada Tuhan: ‘Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.’ (2Ā TawarikhĀ 20:12) Sekarang perhatikan bagaimana Tuhan menjawabnya: ‘Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini, sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah. Besok haruslah kamu turun menyerang mereka. Mereka akan mendaki pendakian Zis, dan kamu akan mendapati mereka di ujung lembah, di muka padang gurun Yeruel. Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka.’ (2Ā TawarikhĀ 20:15–17)
Tuhan tidak akan pernah memberi Anda pekerjaan yang tidak memerlukan kekuatan-Nya, kebijaksanaan-Nya, sumber daya-Nya, dan terkadang campur tangan-Nya yang ajaib. Siapa yang memerintahkan para murid untuk naik ke perahu dan pergi ke seberang Galilea? Ya Tuhan. Apa yang terjadi? Menaati Dia berarti melewati salah satu badai terburuk dalam hidup mereka. Namun ketika mereka menyaksikan Dia masih dalam badai, iman mereka meningkat ke tingkat yang baru dan mempersiapkan diri untuk melakukan hal-hal yang lebih besar bagi Tuhan di masa depan.
Jadi kata untuk Anda hari ini adalah: (1) posisikan diri Anda, (2) berdiri diam dan lihatlah keselamatan dari Tuhan, dan (3) 'jangan takut… pergilah… karena Tuhan menyertai Anda’.