Bacaan Hari Ini
Ada tiga cara agar Anda dapat mengetahui bahwa Tuhan itu nyata dan memiliki hubungan dengan-Nya.
(1) Pengetahuan intelektual tentang Tuhan. ‘Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.’ (RomaĀ 1:19–20)
(2) Pengetahuan bawah sadar tentang Tuhan. ‘Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri. Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.’ (RomaĀ 2:14–15)
(3) Pengetahuan pribadi tentang Tuhan. ‘Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian. Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang!’ (2Ā KorintusĀ 5:16–17) Tuhan menyatakan diri-Nya kepada kita melalui penciptaan. Dia berbicara kepada kita melalui hati nurani kita dan mengungkapkan karakter moral serta kehendak-Nya. Namun lebih dari itu, kita bisa mengenal Tuhan secara pribadi dan menjalin hubungan dengan-Nya melalui Anak-Nya. ‘Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”’ (YohanesĀ 8:12)