Bacaan Hari Ini
Kapan pun Anda mengganti pemikiran positif dengan iman kepada Tuhan dan ketaatan pada Firman-Nya, Anda berada dalam bahaya! Namun jangan membuang bayi bersama air mandinya. Sebagai orang percaya, Anda seharusnya melatih otak Anda untuk memercayai Tuhan dan memikirkan pikiran-pikiran positif yang didasarkan pada Firman-Nya. Sebuah penelitian yang dilakukan di Belanda menemukan bahwa orang yang optimis memiliki jantung yang lebih sehat dibandingkan mereka yang pemarah. Tingkat kematian akibat penyakit jantung pada kelompok yang mengaku optimis lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang pesimis.
Dr Becca Levy dari Universitas Yale melakukan penelitian yang menyimpulkan bahwa ‘sikap positif terhadap penuaan lebih besar daripada ukuran fisiologis seperti tekanan darah rendah dan kolesterol,’ yang masing-masing diyakini dapat menambah umur seseorang maksimal empat tahun. Kajian yang sama menemukan bahwa orang-orang optimis hidup lebih lama dibandingkan orang-orang yang selalu khawatir, dan bahwa sikap positif dapat memperpanjang umur hidup mereka dibandingkan berolahraga atau tidak merokok. Selain menjunjung tinggi hubungan pikiran-tubuh, sebuah artikel Associated Press tahun 2005 melaporkan, 'Penelitian baru menunjukkan bahwa ketika penyakit Alzheimer merampas kemampuan seseorang untuk berharap bahwa obat penghilang rasa sakit yang terbukti dapat membantu mereka, hal tersebut tidak akan berhasil dengan baik.' Bukankah itu luar biasa? Ketika orang berpikir obat pereda nyeri ampuh, obat-obatan tersebut tampaknya bisa membantu.
Pikiran kita luar biasa! Alkitab berkata, ‘sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu.’ (NehemiaĀ 8:10) Dan itu bukan hanya kekuatan rohani, tapi kekuatan fisik, mental, dan emosional. Jika Anda ingin hidup sehat, Anda harus memiliki pikiran yang sehat, dan itu dimulai dengan berpikir positif, bukan negatif. Jadi, latih otak Anda.