Bacaan Hari Ini
Pernahkah Anda membuka hadiah Natal hanya untuk kecewa? Mungkin seseorang menyadari kekecewaan Anda dan menawarkan untuk menukar hadiah Anda dengan sesuatu yang lebih Anda sukai.
Hal serupa juga terjadi pada Tubuh Kristus. Kita mungkin tidak bahagia dengan anugerah yang kita terima dari Tuhan dan iri dengan anugerah yang Tuhan berikan kepada orang lain. Jadi, Anda harus menukarnya dengan sesuatu yang lebih Anda sukai. Itu sebabnya begitu banyak orang yang mengaku sebagai rasul, nabi, atau guru—mereka saling bertukar hadiah. Anda tidak berhak memutuskan pemberian apa yang Tuhan berikan kepada Anda. Alkitab berkata, ‘Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.’ (1Ā KorintusĀ 12:18)
Terkadang, butuh waktu bertahun-tahun bagi Anda untuk mengenali bakat Anda dan mulai memanfaatkannya. Daripada mengingini pemberian orang lain, bersyukurlah atas pemberian Anda sendiri dan mintalah Tuhan menggunakannya untuk memberkati sebanyak mungkin orang. Jika Anda mempunyai pertanyaan tentang hal itu, carilah di dalam Alkitab. Paulus mengatakan, ‘Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.’ (RomaĀ 11:29); ‘Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita’ (RomaĀ 12:6); ‘setiap orang menerima dari Allah karunianya yang khas, yang seorang karunia ini, yang lain karunia itu’ (1Ā KorintusĀ 7:7); ‘Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.’ (1Ā KorintusĀ 12:11) Jadi, gunakan karunia yang Tuhan sudah berikan.