Bacaan Hari Ini
Kehancuran mendatangkan berkat. Untuk menerima dua bagian dari roh Elia, petani Elisa harus mematahkan dan membakar bajaknya. Untuk menunjukkan kasihnya kepada Yesus, Maria harus membuka kotak minyak narwastunya yang mahal dan menuangkannya ke kaki Yesus. Untuk mengalahkan pasukan Midian, tiga ratus prajurit Gideon harus memecahkan buyung mereka, membiarkan cahayanya bersinar, dan menjadikan diri mereka sasaran. Sebenarnya adalah Tuhan harus memisahkan kita masing-masing dalam area yang berbeda agar dapat menggunakan kita. Area apa saja? Kebiasaan buruk, keinginan yang keras kepala, ego yang meningkat, pikiran jahat, ketakutan yang melumpuhkan. Daftarnya tidak ada habisnya. Jika Anda menghadap ke timur, Anda tidak akan pergi ke barat, jadi Tuhan harus memutar arah Anda. Terkadang, hal itu membutuhkan disiplin. Dan Andalah, bukan Tuhan, yang menentukan panjang dan luasnya waktu disiplin tersebut. ‘Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.’ (IbraniĀ 12:11)
Jika Anda adalah orang tua, Anda memahami hal ini. Seorang anak akan menangis, sedangkan anak lainnya akan menentang Anda. Tuhan akan melakukan apa pun untuk menghentikan kebiasaan Anda yang mementingkan diri sendiri! Paulus menulis, ‘Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.’ (1Ā TesalonikaĀ 5:23) Perhatikan bahwa tubuh Anda berada terakhir dalam urutan transformasi. Sebagai roh yang sudah lahir baru dan hidup dalam tubuh yang belum lahir baru, Anda akan selalu ‘melawan daging.’ Apa rahasia kemenangannya? Kehancuran dan penyerahan diri!