Kasih adalah sebuah Keputusan

Jan 8, 2023

‘Kasihilah.’Matius 22:37 

Ketika seorang ahli hukum bertanya kepada Yesus apa hukum terutama, Yesus menjawab bahwa orang tersebut harus mengasihi Allah, sesama, dan dirinya sendiri (Matius 22:37-39). Perhatikan bahwa Yesus berkata, ‘Kamu harus mengasihi.’ Hal ini memberi tahu Anda banyak tentang sifat dan perilaku kasih yang sebenarnya. Jika kasih bisa diperintah, maka kasih tidak hanya emosi, atau masalah perasaan. Kasih sejati lebih dari sekadar perasaan; kasih adalah masalah kemauan. Itulah sebabnya Yesus dapat memerintahkan kita untuk mengungkapkannya. Itu adalah perintah yang diikuti dengan komitmen. Meskipun perasaan itu penting, kasih sejati tetap berfungsi terlepas dari apa yang Anda rasakan.

Dalam bukunya The Fred Factor Mark Sanborn menulis: 'Saya belajar sejak lama bahwa menyukai orang dan mengasihi mereka itu berbeda. Menyukai seseorang adalah respons emosional. Tidak seperti kasih, "suka" adalah perasaan. Bagian yang sulit adalah kita tidak bisa mengendalikan emosi kita. Kita dapat mengontrol bagaimana kita memilih untuk mengekspresikan emosi tetapi bukan perasaan. Orang yang sehat dapat memilih untuk marah dan tetap memilih untuk bertindak penuh kasih…Perasaan adalah reaksi. Mungkin itulah salah satu alasan Yesus tidak berkata, “Sukailah musuhmu.” Dia tahu bahwa menyukai atau tidak menyukai seseorang tidak selalu langsung ada dalam kendali kita…Saya telah belajar bahwa kasih adalah, sebuah tindakan. Saya bisa mencintai seseorang yang belum tentu saya suka. Saya dapat melakukan sesuatu atau bersikap terhadap orang tersebut dengan cara tertentu karena saya tahu itu adalah hal yang benar untuk dilakukan bahkan jika saya tidak ramah dan tidak jelas melakukannya.’

Dan inilah masalahnya: ketika Anda bertindak dengan penuh kasih terhadap orang lain, emosi Anda mulai sejalan dengan tindakan Anda. Silakan, coba dan lihat!

SoulFood: Pengkhotbah 11:7 - 12:1, Kis 9:1-25
The Word for Today is authored by Bob and Debby Gass and published under licence from UCB International Copyright © 2023

Renungan Hari Ini Bakti sebelumnya

MonTueWedThuFriSatSun
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     
  12345
2728     
       
28